Rambut Kekuningan Setelah Bleaching? Atasi Masalah Brassiness dengan Perawatan Tepat
Semangat untuk mengubah gaya rambut dengan warna-warna terang seperti ash blonde, platinum, silver, atau warna-warna pastel yang trendi sering kali harus berhadapan dengan satu kendala klasik: munculnya warna kekuningan atau keoranyean yang kusam setelah bleaching. Fenomena ini dikenal di dunia kecantikan sebagai brassiness.
Melihat kilau warna rambut impian berubah menjadi kuning "terang" yang tidak diinginkan tentu bisa menurunkan rasa percaya diri. Namun, kamu tidak perlu panik atau terburu-buru mengecat ulang rambut secara drastis. Brassiness adalah reaksi alami rambut yang sangat wajar terjadi, dan dengan perawatan serta pemahaman yang tepat, kamu bisa mengembalikan warna rambut dingin (cool tone) yang menawan.
Mengapa Rambut Menjadi Kuning Setelah Di-bleaching?
Untuk memahami cara mengatasinya, kita perlu paham terlebih dahulu mengapa brassiness bisa muncul. Rambut manusia secara alami mengandung pigmen warna dasar (underlying pigment). Pada rambut masyarakat Asia yang dominan berpigmen gelap (hitam atau cokelat tua), pigmen hangat seperti merah, oranye, dan kuning tersembunyi kuat di dalam batang rambut.
Ketika proses bleaching dilakukan, bahan kimia bekerja dengan cara mengikis dan melarutkan pigmen alami tersebut. Namun, pigmen warna hangat adalah yang paling tangguh dan paling terakhir terangkat. Jika proses bleaching tidak mencapai level yang cukup terang, atau seiring berjalannya waktu warna toner mulai memudar, pigmen warna kuning dan oranye ini akan mencuat kembali ke permukaan.
Selain faktor alami pigmen rambut, ada beberapa pemicu luar yang mempercepat munculnya warna kuning brassy:
-
Paparan Sinar UV: Sinar matahari dapat mengoksidasi warna rambut dan memudarkan pigmen toner.
-
Penggunaan Air Keran dengan Kandungan Mineral Tinggi: Mineral seperti zat besi atau klorin pada air kolam renang dapat mengendap di batang rambut yang porus dan memicu perubahan warna.
-
Alat Styling Panas: Penggunaan hair dryer, catokan, atau pengeriting tanpa pelindung panas secara berlebihan dapat membakar pigmen warna dingin pada rambut.
Langkah Tepat Mengatasi dan Merawat Rambut Brassy
Mengembalikan keindahan warna rambut bleached membutuhkan kombinasi antara penetralan warna dan perawatan kelembapan ekstra. Berikut adalah langkah-langkah efektif yang bisa kamu terapkan di rumah:
1. Gunakan Purple Shampoo secara Teratur
Purple shampoo adalah penyelamat utama bagi pemilik rambut bleached. Berdasarkan prinsip teori warna (color wheel), warna ungu berada tepat berseberangan dengan warna kuning. Artinya, pigmen ungu mampu menetralkan tone kuning yang tidak diinginkan. Gunakan sampo ungu 1 hingga 2 kali seminggu. Aplikasikan secara merata, diamkan selama 3 hingga 5 menit agar pigmen meresap, lalu bilas hingga bersih.
2. Berikan Nutrisi dan Kelembapan Ekstra
Rambut yang telah mengalami proses bleaching sangat porus dan kehilangan kelembapan alaminya. Rambut yang kering dan rusak akan lebih cepat melunturkan warna. Selalu gunakan kondisioner khusus rambut berwarna setiap kali berkeramas, dan luangkan waktu untuk menggunakan masker rambut (hair mask) bernutrisi tinggi setidaknya seminggu sekali.
3. Manfaatkan Toner atau Color Gloss
Jika warna kuning sudah terlalu dominan dan purple shampoo terasa kurang cukup, kamu bisa melakukan proses toning ulang. Toner atau color gloss berfungsi melapisi batang rambut dan mengembalikan warna cool tone tanpa harus melakukan bleaching ulang yang merusak.
4. Bilas dengan Air Dingin atau Gunakan Filter Air
Saat keramas, hindari penggunaan air hangat karena dapat membuka kutikula rambut dan mempercepat pudarnya warna. Gunakan air dingin untuk membantu menutup kutikula sehingga pigmen warna dan kelembapan terkunci di dalam. Jika memungkinkan, gunakan filter pada kepala pancuran untuk mengurangi kandungan mineral keras dari air keran.
Tips Penting Mencegah Brassiness Datang Kembali
Mencegah selalu lebih baik daripada memperbaiki. Agar warna rambut impian kamu bertahan lebih lama, terapkan tips harian berikut:
-
Selalu Gunakan Heat Protectant: Jangan pernah menyentuh rambut bleached dengan alat styling panas tanpa menyemprotkan heat protectant terlebih dahulu.
-
Lindungi dari Sinar Matahari: Gunakan topi, payung, atau produk perawatan rambut yang mengandung pelindung UV saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
-
Kurangi Frekuensi Keramas: Keramas terlalu sering dapat mengikis minyak alami dan melunturkan toner lebih cepat. Cobalah untuk keramas 2-3 hari sekali dan manfaatkan dry shampoo jika rambut terasa lepek.
-
Hindari Klorin Kolam Renang: Jika berenang, gunakan pelindung kepala (swimming cap) atau basahi rambut dengan air bersih dan aplikasikan leave-in conditioner sebelum masuk ke kolam renang untuk meminimalkan penyerapan klorin.
Kesimpulan
Warna rambut kekuningan atau brassiness setelah bleaching memang menjadi tantangan tersendiri, namun bukan berarti tidak bisa diatasi. Kunci utama dalam menjaga warna rambut tetap dingin, segar, dan menawan terletak pada konsistensi perawatan. Dengan mengandalkan purple shampoo, menjaga kelembapan batang rambut, serta melindungi rambut dari paparan panas dan sinar UV, kamu dapat menikmati tampilan rambut yang berkilau, sehat, dan bebas dari warna kuning kusam.
