Kamis, 03 Sep 2026 #kerusakan rambut akibat bahan kimiaAtasi Kebotakan Pada RambutAtasi Kerontokan Pada RambutCara Melindungi Rambut saat Berenang di Kolam BerklorinDaerah
Beranda › Berita
Berita

Kerap Dianggap Sepele, Kebiasaan Harian Ini Ternyata Bikin Rambut Lepek dan Ketombean

✍️ Dewi 🕒 03 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
menyentuh rambut dengan tangan kotor
menyentuh rambut dengan tangan kotor Foto: pexels.com

Memiliki rambut yang bersih, bervolume, dan bebas dari gatal tentu menjadi idaman semua orang. Namun, tak sedikit dari kita yang sering mengeluhkan kondisi rambut lepek, kusam, dan dipenuhi ketombe meskipun merasa sudah rutin mencuci rambut. Masalah rambut lepek dan ketombean sebenarnya saling berkaitan erat. Ketika kulit kepala memproduksi minyak secara berlebih, penumpukan sebum ini menjadi lingkungan yang sangat disukai oleh jamur Malassezia, pemicu utama munculnya serpihan putih ketombe dan rasa gatal yang mengganggu.

Tanpa disadari, gangguan kesehatan kulit kepala ini sering kali bersumber dari kebiasaan-kebiasaan kecil sehari-hari yang kita anggap wajar atau bahkan sepele. Untuk menjaga kesehatan mahkota kamu, simak ulasan lengkap mengenai kebiasaan harian yang bisa merusak kondisi kulit kepala berikut ini.

Kebiasaan Harian yang Memicu Rambut Lepek dan Ketombean

  • Terlalu Sering Keramas dengan Air Panas Mandi atau keramas menggunakan air panas memang terasa sangat merilekskan tubuh setelah seharian beraktivitas. Namun, suhu air yang terlalu tinggi dapat mengikis lapisan minyak alami (sebum) yang berfungsi melindungi kulit kepala. Saat kulit kepala mendadak sangat kering, tubuh secara otomatis merespons dengan memproduksi minyak berlebih sebagai mekanisme pertahanan. Akibatnya, rambut justru berubah menjadi sangat lepek dalam waktu singkat. Selain itu, kulit kepala yang kering dan iritasi akibat suhu panas rentan mengelupas dan memicu timbulnya ketombe.

  • Penggunaan Kondisioner yang Menyentuh Kulit Kepala Kondisioner diciptakan khusus untuk melembapkan dan melembutkan batang hingga ujung rambut, bukan untuk kulit kepala. Mengaplikasikan kondisioner langsung ke akar rambut atau kulit kepala dapat menyumbat pori-pori dan meninggalkan penumpukan residu yang sulit terbilas bersih. Residu ini menyatu dengan minyak alami serta sel kulit mati, menciptakan lapisan tebal yang membuat rambut lepek tak bervolume sekaligus menjadi sarang berkembang biaknya jamur penyebab ketombe.

  • Jarang Membersihkan Sisir dan Alat Styling Rambut Coba ingat kembali kapan terakhir kali kamu membersihkan sisir, catokan, atau pengeriting rambut kamu. Sisir yang digunakan setiap hari menampung sisa produk rambut, sel kulit mati, minyak, debu, dan mikroorganisme. Jika sisir kotor ini terus dipakai berulang kali, kamu pada dasarnya memindahkan kembali kotoran dan bakteri lama ke kulit kepala yang baru saja dibersihkan. Hal ini mempercepat proses penumpukan kotoran yang membuat rambut cepat lepek dan memicu ketombe hebat.

  • Mencuci Rambut Terlalu Sering atau Terlalu Jarang Frekuensi keramas yang tidak seimbang juga memegang peranan penting dalam kesehatan kulit kepala. Jarang keramas membuat minyak, keringat, dan polusi menumpuk, sehingga pori-pori tersumbat dan ketombe mudah muncul. Sebaliknya, terlalu sering keramas, terutama menggunakan sampo dengan kandungan sulfat tinggi, dapat memicu fenomena rebound oiliness, di mana kulit kepala memproduksi minyak gila-gilaan karena merasa kelembapan alaminya terus-menerus dikikis.

  • Tidur dalam Kondisi Rambut Masih Basah Menunda mengeringkan rambut karena rasa kantuk adalah kebiasaan buruk yang fatal bagi kesehatan kepala. Saat kamu tidur dengan rambut basah, bantal akan menyerap kelembapan dan menjadi hangat akibat suhu tubuh. Kombinasi kondisi lembap dan hangat pada permukaan bantal adalah lingkungan paling ideal bagi pertumbuhan jamur dan bakteri. Kebiasaan ini tidak hanya membuat tekstur rambut menjadi mencengkeram lepek saat bangun pagi, tetapi juga memicu rasa gatal hebat dan ketombe persisten.

  • Sering Menyentuh dan Menggaruk Kulit Kepala Jari-jari tangan kita menyimpan banyak kotoran, minyak, dan bakteri dari berbagai benda yang kita sentuh sepanjang hari. Kebiasaan memutar-mutar rambut, menyisir dengan jari, atau menggaruk kulit kepala mentransfer kotoran dari tangan langsung ke rambut. Gesekan berlebih juga merangsang kelenjar minyak di kulit kepala untuk bekerja lebih aktif, menjadikan rambut cepat berminyak sebelum waktunya.

  • Kebiasaan Memakai Topi atau Hijab Saat Rambut Masih Lembap Menutup kepala menggunakan topi, helm, atau hijab ketika rambut belum sepenuhnya kering akan mengurung kelembapan di dalam. Sirkulasi udara di kulit kepala menjadi sangat minim, menyebabkan suhu meningkat dan keringat terperangkap. Kulit kepala yang pengap ini mempercepat produksi sebum berlebih dan menciptakan habitat sempurna bagi jamur ketombe untuk berkembang subur.

Kesimpulan

Rambut lepek dan ketombean bukanlah masalah yang muncul begitu saja tanpa sebab. Sering kali, kondisi tersebut merupakan akumulasi dari berbagai kebiasaan harian yang kerap kita abaikan. Dengan memahami pemicunya, mulai dari cara keramas yang keliru, penggunaan produk yang kurang tepat, hingga menjaga kebersihan alat-alat rambut, kamu dapat mengambil langkah preventif yang efektif. Mulailah mengoreksi rutinitas perawatan rambut kamu secara perlahan, gunakan air bersuhu suam-suam kuku, pastikan rambut benar-benar kering sebelum tidur atau ditutup, serta jaga kebersihan sisir secara rutin demi mendapatkan kulit kepala yang sehat, bersih, dan bebas ketombe.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update